Konsep Kebebasan Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Penulis

  • Abd.Rauf Wajo IAIN TERNATE Maluku Utara

DOI:

https://doi.org/10.59115/almizan.v7i01.56

Kata Kunci:

Kebebasan, Perspektof, Ekonomi Islam

Abstrak

Sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang sempurna, manusia dikodrati kebebasan dalam menjalankan kehidupannya. Melalui kodrat inilah manusia meskipun secara transedental  memiliki keterikatan dengan Tuhannya, namun diberi otoritas dalam menentukan pemikiran dan tindakan sesuai dengan tujuan hidupnya. Spesifik dalam konsep perkonomian, arti kebebasan memiliki pandangan yang berbeda dalam tiga mazhab ekonomi. Menurut ekonomi liberal atau kapitalis, masalah kebebasan orang perorang sangat mendapatkan tempat yang terhormat, bahkan negara tidak boleh ikut campur dalam urusan mereka  termasuk dalam bidang ekonominya. kebebasan menggambarkan seseorang tidak mendapat paksaan, tuntutan, ataupun kewajiban dan tanggungjawab, akan tetapi dengan adanya kebebasaan seseorang dapat merasakan makna keberadaannya sebagai manusia. Manusia di dunia mempunyai sebuah tujuan. Tujuan dari hidup manusia adalah meraih kebahagiaan, sedangkan kebahagian tidak dapat dicapai ketika sesorang tidak mengaktualisasikan dalam sebuah tindakan. Hal ini dapat dilihat dalam kehidupan seseorang, bahwa seseorang yang arif bijaksana, berfikir sendiri, berbicara berdasarkan pemahamannya sendiri dan menyatakan apa yang dikatakan olehnya dan juga mengetahui mengapa ia menyatakannya, dengan dibandingkan dengan seseorang yang dangkal pemikirannya, yang selalu ikut-ikutan dan hanya mengulangi apa yang dikatakan orang lain.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2021-06-30

Cara Mengutip

Wajo, A. (2021). Konsep Kebebasan Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum Dan Ekonomi, 7(01), 19–35. https://doi.org/10.59115/almizan.v7i01.56

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian Utama