PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SENI KALIGRAFI ISLAM DI DESA WAISAKAI KECAMATAN MANGOLI UTARA TIMUR
Kata Kunci:
Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat, kaligrafi Islam, dakwah kultural, pemberdayaan masyarakat, Desa WaisakaiAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni kaligrafi Islam sekaligus memperkuat kesadaran keagamaan masyarakat Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada minimnya pengetahuan masyarakat terhadap seni kaligrafi Islam serta masih rendahnya pembinaan keagamaan berbasis pendekatan kultural. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung menulis kaligrafi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa STAI Babussalam Sula Maluku Utara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, tidak hanya dari anak-anak dan remaja sebagai sasaran awal, tetapi juga dari kalangan orang dewasa yang secara sukarela ikut berpartisipasi. Peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam menulis kaligrafi serta menunjukkan ketertarikan yang lebih besar terhadap pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, muncul inisiatif masyarakat untuk menyelenggarakan lomba kaligrafi sebagai bentuk motivasi berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan kaligrafi Islam efektif sebagai media dakwah kultural dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, M. A. (2015). Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika Keilmuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Al-Faruqi, I. R., & Al-Faruqi, L. L. (1986). The Cultural Atlas of Islam. New York: Macmillan Publishing Company.
Anwar, S. (2018). Pendekatan kultural dalam dakwah Islam di masyarakat pedesaan. Jurnal Komunikasi Islam, 8(1), 23–38.
Azra, A. (2017). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Hidayah, N., & Mustofa, A. (2020). Seni sebagai media pemberdayaan masyarakat berbasis nilai religius. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–66.
Hidayat, A., & Suryani, L. (2019). Pelatihan Kaligrafi Islam sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Seni Religius. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 112–120.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Munir, M., & Ilahi, W. (2017). Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana.
Nata, A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.
Rahman, F. (2020). Seni Kaligrafi Islam sebagai Media Dakwah Kultural. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 14(2), 155–168.
Rahman, F. (2020). Seni Kaligrafi Islam sebagai Media Dakwah Kultural. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 14(2), 155–168.
Said, N. (2016). Dakwah kultural: Strategi dakwah Islam berbasis kearifan lokal. Jurnal Dakwah, 17(2), 221–234.
Sirajuddin, A. (2019). Kaligrafi Islam: Antara Seni, Budaya, dan Spiritualitas. Jurnal Seni dan Peradaban Islam, 7(1), 45–60.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno. (2018). Pendidikan seni Islam dan pembentukan karakter religius. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 189–204.
Yusuf, M. (2021). Community empowerment through Islamic art education: A participatory approach. International Journal of Community Engagement, 3(2), 97–108.
Zamroni. (2017). Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan. Yogyakarta: Ombak.
Zubaedi. (2016). Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana.
