Pendidikan Islam Sebagai Agen Deradikalisasi:Analisis Teori Sosial Dan Pedagogi Kritis

Authors

  • Sahrul Takim STAI Bbabussalam Maluku Utara, Kepulauan Sula, Indonesia

Keywords:

: Pendidikan Islam, Deradikalisasi, Teori Sosial, Pedagogi Kritis

Abstract

Radikalisme keagamaan merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ideologis, sosial, politik, dan psikologis. Dalam konteks globalisasi dan digitalisasi, penyebaran paham radikal semakin kompleks dan cepat, terutama di kalangan generasi muda. Pendidikan Islam memiliki posisi strategis sebagai agen deradikalisasi melalui internalisasi nilai-nilai moderasi, toleransi, dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam upaya deradikalisasi dengan pendekatan teori sosial dan pedagogi kritis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam dapat berfungsi sebagai instrumen deradikalisasi apabila dikembangkan melalui pendekatan dialogis, reflektif, dan kontekstual. Integrasi teori sosial membantu memahami akar struktural radikalisme, sedangkan pedagogi kritis berperan dalam membangun kesadaran kritis peserta didik. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai media transmisi nilai, tetapi juga sebagai sarana transformasi sosial yang mampu mencegah berkembangnya ideologi radikal.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Takim, S. (2026). Pendidikan Islam Sebagai Agen Deradikalisasi:Analisis Teori Sosial Dan Pedagogi Kritis. JUANGA: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 20–35. Retrieved from https://e-jurnal.staibabussalamsula.ac.id/index.php/JUANGA/article/view/328

Issue

Section

##section.default.title##